Rabu, 24 Mei 2017

Kebahagian Bersamanya

Tulisan ini aku buat berdasarkan apa yang aku rasakan bersama dia. Dia yang tak lain adalah orang yang telah menemaniku beberapa bulan ini. Dia yang terkadang membuatku jengkel sampai tak bisa berkata-kata. Dia juga yang terkadang membuatku bahagia sampai meneteskan air mata. Dan dia adalah pacarku. 

Terkadang aku bingung dan bertanya-tanya mengapa aku bisa menjadi pacarnya bahkan sampai 6 bulan ini. Kebingungan ini karna usia kami yang terpaut 1 tahun. Agama kami yang sama tapi jalannya sedikit berbeda. Suku dan ras kami yang berbeda karena kami dilahirkan dipulau yang berbeda. Mengapa ? Mengapa kami masih bisa saling mencintai dan bahagia ?

Terkadang aku berfikir, kebahagian ku bersamanya bukan ditentukan oleh usia, agama, ras, dan suku yang kami miliki. Kebahagianku bersamanya ditentukan oleh kami sendiri. Semua kebahagian ku dimulai semenjak aku mengenal dia. Candanya, cemburunya, kekhawatirannya, dan kesetiaannya untuk selalu ada diberbagai situasi dalam hidupku yang membuatku bahaga bersamanya. 

Kebagaian ini bukan karena aku dan dia melakukan sebuat proses PDKT yang lama. Walaupun banyak yang bilang akan lebih baik apabila kita mengenal pasangan kita terlebih dahulu sebelum menjalanin hubungan yang lebih jauh. Aku dan dia memutuskan untuk menjalanin hubungan ini tanpa berfikir mengenai proses PDKT yang lama. Mengapa ? Ya karena menurut kami apabila kita berproses maka itu akan dilakukan selamanya. Dan kami setuju untuk melakukan proses PDKT walaupun kami sudah berpacara. 

Siapa bilang hubungan yang baik harus selalu dilalui dengan tersenyum dan tanpa airmata ? Siapa bilang hubungan yang baik itu harus selalu bersama ? Siapa bilang hubungan yang baik tidak boleh putus nyambung ? Siapa bilang hubungan yang baik tidak boleh ada perbedaan ? Dan siapa bilang hubungan yang baik tidak boleh ada pertengkaran ?

Seiring berjalannya waktu, aku semakin menenukan jawaban untuk semua pertanyaanku diatas. Semua butuh proses, dan ketika kami memutuskan untuk menjalanin sebuah hubungan maka kami siap untuk berproses baik itu didalam ha yang menyenangkan mauun didalam hal yang menyedihkan. 


Karena pada dasarnya tidak ada cinta yang salah. Tidak ada cinta yang jahat dan tidak ada cinta yang merugikan, apabila kamu bisa memaknai betapa indahnya cinta.

1 komentar: