Jumat, 04 Agustus 2017

Hidup LDR 🎉

Jenggjenggg 🎉🎉
Udah lama ya ga buat blog huhu
Yaaaa ini tentang foto yang aku upload aja. Fotonya diambil kapan aku udah lupa. Ga pernah ingat hari kita buat pergi sih soalnya. Kalau ada waktu ya pergi walau kadang cuma 1-2 jam aja karna dia ada urusan lainnya. Ditinggal lagi huhuhu 😢😢
Nah terakhir dia romantisromantis itu kapan aku lupa. Terakhir dia ngasi bungabunga itu kapan aku juga lupa. Why semuanya selalu terlupakan huhu but not you ya bae yang aku lupain 😍
Makin kesini juga kita lebih maknain hubungan ini sebagai teman sih. Why teman ? Putus ? Break ? Tetoottt ❌❌ salahh semua. Kita maknain hubungan ini sebagai teman disaat kita lagi samasama butuh temen buat cerita buat sharing dan buat brainstorming. Ada yang bilang "Kalau pacaran ga romantis namanya bukan pacaran" "Kalau pacaran ga bisa ketemu dan sendirian terus bearti bukan pacaran" "Kalau pacaran berantem terus namanya bukan pacaran"

Nah sedikit aja sharing. Dia itu termasuk cowokk cuek. Romantis ? Kalau dia lagi niat aja mungkin baru dia romantis. Tapi romantis seperti apa yang kalian harapin. Itu kembali kepribadi masingmasing sih. Kalau aku sih dengan dia care dan marahin aku itu udah termasuk hal romantis menurut aku. Kokk bisa sih ? Gini aja coba, cewe mana yang ga seneng dikasi bunga mawar ? (Apalagi kalau cewenya maniak banget sama bunga mawar kayak aku). Cewe mana yang ga seneng dikasi surprise ? Cewe mana yang ga seneng dikasi hadiah ? Kalau bisa jujur pastii kagakk ada cewe yang gak seneng 😈😈 Tapii semua keromantisan gak bisa diukur dengan halhal kayak gitu. Kalau hal kecil aja bisa jadi sebuah keromantisan mengapa kalian mengharapkan hal yang besar ? Kalau kalian bisa menghargai pasangan kalian pasti. Percaya aja. Pasti akan ada hal kecil yang jadi keromatisan. Kuncinya nih!! Terima pasangan kalian apa adanya 😍

Aku dan dia sering loh berantem 😢 (bangga berantem(?!)) Bahkan beberapa kali kita ngucapin kata sakral dalam hubungan (kalian tau lah apa itu) but but but kita masih coba buat pertahanin satu sama lainnya. Kita masih nyoba buat bertahan dan saling minta maaf. Kenapa minta maaf ? Karna kalau ga ada yang mau memulai sebuah kata "maaf" masalah gak akan pernah selasai kan ? Nah! Itu kuncinya sih. Kalau lagi berantemberantemnya cobalah buat bilang yang namanya "Maaf". Berguna banget itu 😉😉

Lalu kalau masalah ketemu. Astagaaa 😢😢 aku pacaran 8 bulan intens buat ketemu cuma 2 bulan lohh 😢😢 huaaaa sedih ya. Emang dikit sedih sih. Tapi ya kembali lagi sih kepribadinya, aku sama dia masih samasama bertahan dihubungan ini aja. Buat masalah satu ini aku cuma bisa bilang "Komunikasi dan kepercayaan". Ada apa dengan komunikasi ? Ada apa dengan kepercayaan ? Laahh kalian udah jauh sama pasangan kalian dan kalau komunikasi dan kepercayaannya aja ga bisa dijaga apalagi yang bisa diperjuanginn. Bingung kan bingung kan 😂 Nah kalau udah saling ga mau komunikasi lamalama pasti senggang. Lamalama kepercayaan juga berkurang bahkan hilang. Dan akhirnya kalian ngerti lahh. Entah itu berakhir dengan perselingkuhan atau putus. Jadi ayoo dijaga komunikasinya! Dibangun kepercayaannya! Dijaga kepercayaan! Sekecil apapun waktu kalian, luangkan lah 1-2 menit buat ngabarin pasangan kalian dan jangan biarkan pasangan kalian berpikir negative 💙



Jumat, 26 Mei 2017

Too Him

Aku tau kamu merasa jenuh ketika aku mulai merasa tidak tenang, marah, dan mengeluarkan semua yang ada didalam pikiranku. Tapi aku ingin kamu tau, sebelum ada kamu, aku bukanlah gadis yang manja. Yang selalu menceritakan dan menunggu tanggapan dalam segala persoalanku. Dan sebelumnya aku memiliki banyak teman lelaki untuk aku jadikan tempat meluapkan cerita, emosi, dan keluhanku selama sehari penuh. 

Tapi sekarang yang aku perlukan hanya kamu. Aku tidak membutuhkan lelaki lain. Aku tidak pernah bosan untuk bilang kalau aku takut kehilangan kamu. Karena ketika aku kehilangan kamu, maka aku kehilangan segala kehidupanku yang dimulai ketika kamu masuk kedalam hidupku. Aku akan meminta maaf, beberapa waktu, atau beberapa hari setelah aku bilang aku benci kamu, aku tidak ingin bertemu kamu dan aku ingin putus. Aku ketakutan. Takut kamu juga membenciku, tidak ingin bertemu denganku dan ingin putus denganku. 

Aku cemburu ? Ya. Aku merasa cemburu bukan karena aku tidak percaya dengan apa yang kamu lakukan dan kamu katakan kepadaku, tetapi ada hal yang lain, yang menggangu pikiranku. Untuk beberapa waktu belakangan ini kamu telah menulis berbagai cerita dilembaran kosong didalam kehidupanku. Dan tanpa kamu ketahui, aku terkadang menutup mata dan mengingat semua cerita itu, bahkan tak jarang aku berharap untuk mengulang semua cerita bersamamu. 

Tapi kamu harus menerima 1 hal. Saat kamu mulai sibuk dengan kesenanganmu, kegiatanmu, kesibukanmu, dan seakan kamu mulai mengacuhkanku, dan melupakanku, saat itulah aku mulai merasa tidak tenang, aku mulai marah, aku mulai mengeluarkan semya yang ada didalam pikiranmu, dan aku mulai membencimu. Rasanya aku ingin berlari jauh dan sangat jauh bahkan sampai pada titik dimana kamu tidak bisa melihatku lagi ketika kamu mulai membuatku menunggu. 

But, 
I wouldn't leave you. 
Sorry. I love you.

Rabu, 24 Mei 2017

Kebahagian Bersamanya

Tulisan ini aku buat berdasarkan apa yang aku rasakan bersama dia. Dia yang tak lain adalah orang yang telah menemaniku beberapa bulan ini. Dia yang terkadang membuatku jengkel sampai tak bisa berkata-kata. Dia juga yang terkadang membuatku bahagia sampai meneteskan air mata. Dan dia adalah pacarku. 

Terkadang aku bingung dan bertanya-tanya mengapa aku bisa menjadi pacarnya bahkan sampai 6 bulan ini. Kebingungan ini karna usia kami yang terpaut 1 tahun. Agama kami yang sama tapi jalannya sedikit berbeda. Suku dan ras kami yang berbeda karena kami dilahirkan dipulau yang berbeda. Mengapa ? Mengapa kami masih bisa saling mencintai dan bahagia ?

Terkadang aku berfikir, kebahagian ku bersamanya bukan ditentukan oleh usia, agama, ras, dan suku yang kami miliki. Kebahagianku bersamanya ditentukan oleh kami sendiri. Semua kebahagian ku dimulai semenjak aku mengenal dia. Candanya, cemburunya, kekhawatirannya, dan kesetiaannya untuk selalu ada diberbagai situasi dalam hidupku yang membuatku bahaga bersamanya. 

Kebagaian ini bukan karena aku dan dia melakukan sebuat proses PDKT yang lama. Walaupun banyak yang bilang akan lebih baik apabila kita mengenal pasangan kita terlebih dahulu sebelum menjalanin hubungan yang lebih jauh. Aku dan dia memutuskan untuk menjalanin hubungan ini tanpa berfikir mengenai proses PDKT yang lama. Mengapa ? Ya karena menurut kami apabila kita berproses maka itu akan dilakukan selamanya. Dan kami setuju untuk melakukan proses PDKT walaupun kami sudah berpacara. 

Siapa bilang hubungan yang baik harus selalu dilalui dengan tersenyum dan tanpa airmata ? Siapa bilang hubungan yang baik itu harus selalu bersama ? Siapa bilang hubungan yang baik tidak boleh putus nyambung ? Siapa bilang hubungan yang baik tidak boleh ada perbedaan ? Dan siapa bilang hubungan yang baik tidak boleh ada pertengkaran ?

Seiring berjalannya waktu, aku semakin menenukan jawaban untuk semua pertanyaanku diatas. Semua butuh proses, dan ketika kami memutuskan untuk menjalanin sebuah hubungan maka kami siap untuk berproses baik itu didalam ha yang menyenangkan mauun didalam hal yang menyedihkan. 


Karena pada dasarnya tidak ada cinta yang salah. Tidak ada cinta yang jahat dan tidak ada cinta yang merugikan, apabila kamu bisa memaknai betapa indahnya cinta.